Purwakarta – Fokuslensa.com – Dampak wabah covid 19 dan diadakannya PSBB Pembatasan Sosial Bersekala Besar, Seperti halnya di wilayah Purwakarta laksanakan PSBB di 6 Kecamatan, dan menimbulkan dampak ekonomi bagi masyarakat yang terkena dampak dari PSBB sangat besar sekali,Jumat (15/05/2020).
Tindaklanjut Pemerintah daerah bagi masyarakat yang terkena dampak PSBB mendapatkan santunan Berupa Beras Premium Seperti yang telah dirilis Pemkab Purwakarta beberapa waktu yang lalu.
Diketahui Bupati Purwakarta, Anne Ratna Mustika mengganggarkan dana senilai 24milyar untuk bantuan bansos untuk jenis beras premium. Hal tersebut diungkapkan Anne saat dikonfirmasi wartawan, beberapa wartawan di pendopo Pemkab Purwakarta.
“Jenis beras yang kami gunakan untuk bansos dampak covid 19, adalah beras premium,” ucap Ambu Anne Bupati Purwakarta.
Namun sangat disayangkan Saat Ketua Projo Purwakarta Asep Burhana menuturkan, dalam pantauannya di lapangan guna merasa kecewa sekali fasalnya di ketemukan bukan beras preemium akan tetapi beras RASKIN dan di OPLOS pula saat kami memantau pendistribusian agar tepat sasaran, diduga ditemukan beras tidak layak konsumsi
puluhan plastik besar berisikan beras yang akan dibagikan kepada masyarakat. Saat dilakukan pengecekan, ternyata beras tersebut berwarna campuran dan diduga beras oplosan. Ucapnya
lebih lanjut dikatakan asep, jika ini memang kesalahan yang disengaja untuk mendapat keuntungan, kami berharap penegak hukum harus bisa mengusut tuntas,kasian warga selalu aja di bodoh bodohi padahal kita tau bahwasanya itu adalah hak rakyat dan kembali untuk rakyat hasil dari para petani rakyat kok bisa di kembalikan seperti itu,sy kecewa sekali dengan adanya dugaan pegoplosan hal ini, “Pungkasnya asep ketua projo
(Tedi Team)