Nias Barat – fokuslensa.com – Bupati Nias Barat yang diwakili oleh Asisten III Faigizatulo Halawa, menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketenagakerjaan-KUM Kabupaten Nias Barat yang dapat memfasilitasi Usaha Mikro menjadi Usaha Kecil dalam pengembangan produksi dan pengelolaan, pemasaran, SDM dan Desain, jelasnya. Hal itu disampaikan oleh Faigizatulo Halawa pada acara penutupan kegiatan pelatihan kerajinan tangan dari bahan batok kelapa, kayu dan bambu, Jum’at 05/08/2022)
“Pengrajin Batok Kelapa, Kayu dan Bambu adalah suatu produk lokal. Berbahagialah karena Pemerintah Pusat telah memberikan perhatiannya kepada Warga Nias Barat sebagai daerah 3T terextrim, dengan demikian harapan dapat memproduksi yang menarik, berkualitas dan memperoleh nilai jual yang maksimal”, tuturnya.
Kepala Disnaker KUM Kabupaten Nias Barat, Herti Rahayu Hia, S.Sos menyampaikan pada acara penutupan kegiatan pelatihan tersebut, pelaksanaan kegiatan ini terlaksana atas kerjasama dari berbagai pihak, terlebih dari narasumber sekaligus pelatih, dan secara khusus dari peserta latihan.
“Kami ucapkan banyak terima kasih kepada seluruh rekan kerja dan terlebih dari narasumber sekaligus pelatih, dan secara khusus dari peserta latihan atas keseriusannya mengikuti pelatihan ini dengan baik dan dapat dibanggakan”, ucapnya.
“Lanjutnya, sebagaimana telah disampaikan sebelumnya bahwa, pelatihan kerajinan ini bertujuan dapat tercipta produk kerajinan dari bahan batok kelapa, kayu dan bambu yang berkualitas dan berdaya saing. Juga untuk mendorong dan meningkatkan kinerja para pelaku usaha dan dapat terbentuknya home industri bagi pengrajin”.
“Herti Rahayu Hia berharap, dalam pelatihan ini dapat dijadikan salah satu cara untuk membuka kesempatan bagi pengangguran di Kabupaten Nias Barat, kita jangan hanya menunggu dilatih tetapi memulai menunjukkan talenta atau bakat. Ini dengan sendirinya akan terus terasah dan diperhatikan oleh Pemkab khususnya Disnaker KUM Nias Barat”, harapnya. (Denius)