Nias – fokuslensa.com – Pendamping Desa (PD) Kecamatan Ma’u, menuturkan pengalamannya saat melewati banjir sungai Gido antara perbatasan Desa Sihare’o III (induk) dan Sihare’o III Bawasalo’o Berua Kecamatan Ma’u, Kabupaten Nias, Provinsi Sumatera Utara, Rabu (10/11/2021).
Daud JP Harefa, SH., dalam penuturan nya kepada awak media, ketika menghadiri kegiatan pelaksanaan pembagian BLT dan pembentukan Tim RKPDes di desa Sihare’o III, sepulang dari desa, kami dihadang oleh banjir di sungai gido, tutur Daud
“Ketika melewati banjir sungai Gido sepeda motor saya hampir hanyut, dan syukur warga setempat sangat membantu untuk melewati sepeda motor kami dan atas bantuan masyarakat setempat menjadi kesan yang baik dan kami ucapkan terimakasih sedalam-dalamnya tidak ada balasan dari kami hanya Tuhan yang membalasnya”, kesannya.
“Kami sebagai Pendamping Desa harus siap menghadapi tantangan demi pengabdian dan sekaligus mendukung program pemerintah pusat dan daerah”.
Masih kata Daud, tupoksi kami membantu memfasilitasi pemerintah desa untuk membentuk Tim RKPDEs dan pembahasannya agar sesuai dengan Permendes nomor 7 tahun 2021 dan disesuaikan dengan visi misi Bupati Nias, tutup Daud. (Denius)