Diduga Asal Jadi, Proyek Pamsimas Air Bersih Di Desa Nusapati Kabupaten Mempawah Tidak Dapat Dimanfaatkan Oleh Warga Sekitar

 

Mempawah, Kalimantan Barat – Fokuslensa.com – Program Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Air Bersih melalui Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas). Bertujuan untuk meningkatkan fasilitas pada Warga yang belum terlayani Air bersih di Wilayah Perdesaan dan Pinggiran Kota, dengan adanya (Pamsimas) diharapkan Masyarakat dapat mengakses Pelayanan Air Minum dan Sanitasi yang berkelanjutan, serta dapat meningkatkan penerapan perilaku hidup bersih. Tapi sangat disayangkan sekali, Keseriusan Pemerintah Pusat yang telah mengadakan Program Pamsimas justru disalahgunakan oleh Oknum-oknum Pelaksana Proyek.

 

Sala satu nya diketahui, Pelaksana Proyek (Pamsimas) yang diduga tak mengedepankan Azas manfaat, sebab dikarenakan hingga saat ini proyek Peningkatan Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Air Bersih melalui Program Nasional Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas).yang baru saja 1 tahun selsai dikerjakan tidak dapat berfungsi. Sehinga tak dapat dimanfaatkan Air nya oleh Warga sekitar yang terletak di RT 02 RW 03, Desa Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh Kabupaten Mempawah, senin (02/11/2020).

 

Saat ini Proyek tersebut mengundang banyak tanya oleh sejumlah warga di wilayah tersebut. Sebagaimana terlihat dipapan informasi kegiatan Proyek tersebut, dilaksanakan oleh CV. Angka Wijaya Ari Putra, dengan pagu Dana /Anggaran senilai Rp.1.142.836.335 bersumber anggaran dari APBD Kabupaten Mempawah, Tahun Anggaran (TA) 2019.

 

Sudarwin, selaku Kepala Desa Nusapati, Kecamatan Sungai Pinyuh, Kabupaten Mempawah, saat dikomfirmasi mengenai permasalahan keluhan Warga sekitar Proyek (Pamsimas). yang diketahui Proyek tersebut tak dapat dimanfaatkan oleh Warga sekitar Hasil Air nya.

 

Keluhan Warga sekitar dibenarkan oleh Kepala Desa Nusapati. Sebelumnya (Pamsimas) tersebut sempat pernah berfungsi, namun tidak berfungsi lama hanya sebentar saja. Untuk kualitas Air nya juga diketahui tidak bagus tidak sesui degan program (Pamsimas). Pada saat masi berfungsi air nya juga tidak bersih, Air nya keruh kotor dan seperti ada karatan diatas air nya. Sehinga tidak dapat digunakan Air nya, hasil nya tidak sesuai dengan Program Pemerintah (Pamsimas), “kata Kepala Desa Nusapati saat dikonfirmasi.

 

“Lanjut Sudarwin megatakan, dirinya sangat menyayangkan program (Pamsimas) di Desa nya tak dapat di fungsikan atau tak dapat digunakan manfaat Air nya. Sangat memprihatinkan atau disayangkan sekali, Proyek (Pamsimas) dengan Anggaran Milyaran Rupiah tersebut, tak dapat dirasakan manfaat hasil Air nya oleh Warganya dan Masyarakat pada Umumnya, “sesalnya.

 

Dihubungi terpisah Dinas terkait Program (Pamsimas) Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mempawah, A.Rahim Akri saat dikomfirmasi, mengatakan masalah tersebut akan segera kita atasi. Bahkan dulu sebelum nya juga perna kita perbaiki, dan Air nya juga sudah mengalir Normal.

 

“Terkait keluhan (Pamsimas) di Desa Nusapati, Kabid Cipta Karya Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Mempawah mengatakan. Akan segera kita perbaiki lagi. Maaf, untuk saat sekrang belum bisa kita perbaiki, dikarnakan tukang dari pelaksana Proyek masih berada di Daerah. Secepatnya jika tukangnya sudah ada, nanti saya minta agar segera diperbaiki. karena kasihan juga Warga sekitar tak dapat menggunakan manfaat Air nya,” jawabnya. ( Ari )