MEMPAWAH Kalimantan Barat – Fokuslensa.com – Kantor Desa Purun Besar Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah ambruk rata dengan tanah, Sabtu (15/8/2020) pagi 05.57 Wib. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Belum diketahui penyebab ambruknya bangunan Kantor Desa tersebut.
Dari pantauan Media Fokuslensa.com dilapangan, Bangunan Kantor Desa Purun Besar, Kecamatan Segedong, Kabupaten Mempawah digaris police line, tembok penahan dan dinding terbuat dari beton tak nampak berdiri dilokasi bangunan kantor terlihat hancur rata dengan tanah.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum ambruknya Pembangunan Kantor Desa berukuran 20 x 16 meter, 30 tiang pilar tersebut terdengar gemuruh sampai dirumah Ketua RT 12 Suratman berjarak sekitar 500 Meter. Bahkan, kondisi fisik bangunan sudah terlihat hancur dan tidak kokoh lagi berdiri layaknya Kantor Desa lainnya.
“Waktu tadi pagi sekitar pukul 05.58 Wib saya mau turun ke sawah, dari rumah terdengar gemuruh seperti terjadi tabrakan dijalan raya,” jelas Ketua RT 12 Suratman terkejut.
Saat dikonfirmasi Bapak Jafar selaku Badan Pengawasan Desa (BPD) Bidang Seksi Pembangunan Desa Purun Besar mengatakan. dia tidak diikut sertakan dalam 3 (tiga) tahap dari tahun 2018, 2019 hingga 2020 untuk pembangunan Kantor Desa, dari segi teknis serta struktur Pembangunan tersebut.
“Kami selaku masyarakat Desa Purun Besar sangat meragukan fisik kualitas pembangunan Kantor Desa tersebut, bahkan kami sudah menyampai kekhawatiran kami kepada aparatur desa,” keluhnya.
Dan dia menambahkan,” Untuk kedepan nya, kami berharap agar diikut sertakan setiap kebijakan dan pembangunan didesa kami ini agar terciptanya transparansi dalam pembangunan. serta pengunaan dana desa dan kualitas nya” jelas Jafar.
Diketahui, pembangunan Kantor Desa Purun Besar mengunakan APBDes Swakelola pada tahun 2018 sebesar Rp. 300 juta, lanjut ditahun 2019 menggunakan anggaran sebesar Rp. 393.550.645. Kemudian pada tahun 2020 kembali dianggarkan dengan sebesar Rp. 224.628.581.
Kepala Desa Purun Besar Basuni saat ditemui dikediaman nya sabtu (15/8/2020) pukul 15.30 wib membenarkan kejadian tersebut. Ia terkejut, Pembangunan Kantor yang dibangga – banggakan oleh nya tak disangka ambruk setelah mendapat laporan warga yang kebetulan lewat didepan Kantor Desa tesebut. Dan Kades Purun Besar sampaikan pernah mendengar beberapa warga mengeluhkan kualitas Pembangunan Kantor Desa nya.
“Pagi pukul 06.00 wib (15-08-2020) saya didatangi seorang warga memberitahukan bahwa kantor desa roboh, saya terkejut. Dan saya langsung ke lokasi Pembangunan Kantor ternyata benar roboh rata dengan tanah,” terang nya.
Terakhir Ia mengatakan, “Memang dalam pembangunan kantor tersebut saya memperdayakan warga setempat, saya juga mengakui dalam pembangunan kantor tidak mengunakan jasa konsultan atau tehnis. Terkait kejadian ini pihaknya sudah melaporkan lewat telpon (hp) kepada Inspektorat dan Wakil Bupati Mempawah,” ucap Bahsuni. (Ari)