Nias – fokuslensa.com – Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kecamatan Bawolato dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2025 secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Nias, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Bawolato.
Dalam arahan dan bimbingannya, Wakil Bupati Nias Arota Lase, A.Md dilansir dari niaskab.go.id, Kamis (11/1/2024) menyampaikan bahwa Pelaksanaan Musrenbang di Kecamatan Bawolato pada hari ini adalah forum yang sangat strategis. Hal ini bertujuan sebagai Media Penajaman, Penyelarasan, Klarifikasi dan Kesepakatan usulan kegiatan prioritas pemerintah desa yang diintegrasikan dengan prioritas pembangunan daerah di kecamatan” Terangnya.
Pada kesempatan yang sama, Anggota DPRD Kabupaten Nias Rahmat Ndruru memberikan apresiasi atas terselenggaranya Musrenbang di Kecamatan Bawolato dan berharap agar program- program musyawarah pengusulan pembangunan baik di desa maupun di kecamatan dapat terwujud.
“Marilah saling kerja sama dan bersatu dalam membangun Kabupaten Nias di tahun- tahun yang akan datang. Saya berharap agar Pemerintahan Desa dan Pemerintahan Kecamatan selalu kerja sama dalam membangun” Harapnya.
Wakil Bupati Nias berharap melalui forum ini akan tercipta kesamaan pandangan dan tujuan dari seluruh pelaku pembangunan yang ada di kecamatan dalam menyatukan Ide, Gagasan Dan Masukan. Sehingga, fokus pembangunan yang terukur dan tepat sasaran dapat dimunculkan dari forum tersebut.
Seperti diketahui, agenda yang menjadi fokus pembagunan adalah “Pengembangan Kewirausahaan Dan Stabilisasi Ekonomi Kerakyatan Menuju Kemandirian Ekonomi Yang Berkelanjutan”. Agenda tersebut diharapkan dapat mendukung pencapaian Misi Ketiga dari Tri Sakti Nias Maju yaitu Petani, Peternak dan Nelayan Produktif.
“Pada tahun 2025 ini, akan memiliki banyak tantangan melalui isu-isu strategis. Maka saya berharap agar dalam penentuan dan pengusulan kegiatan prioritas di Tingkat Kecamatan tetap memperhatikan manfaat dan dampak yang luas di tengah-tengah masyarakat” tutup Wakil Bupati Nias mengakhiri arahannya.
Sementara itu, dalam pemaparan Camat Bawolato Firyusuf Hulu, S.E mengungkapkan bahwa usulan yang diajukan oleh 25 Desa di Kecamatan Bawolato sebanyak 206 Usulan. Namun setelah diverifikasi oleh Bappedalitbang menjadi 186 usulan. Tentunya, hal ini mengacu pada Indikator Bidang Infrastruktur, Sosial Ekonomi dan Sosial Budaya. (DG)