Nias – fokuslensa.com – Pemerintah Kabupaten Nias gelar Pertemuan Rembuk Stunting Kabupaten Nias Tahun 2024 bertempat di Aula Gido Lantai III Kantor Bupati Nias, Jl. Ir. Soekarno Hilizoi-Gido.
Kepala Dinas Kesehatan P2KB Kabupaten Nias, Rahmani O. Zandroto, SKM melaporkan tujuan pelaksanaan Rembuk Stunting ini adalah Mendeklarasikan Komitmen Pemerintah Kabupaten Nias terhadap Intervensi Penurunan Stunting, Menyusun Program Penurunan dan Pencegahan Stunting serta Intervensi Gizi untuk Penurunan Stunting.
Wakil Bupati Nias Arota Lase, A.Md selaku Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Nias mengatakan bahwa masalah Stunting di Kabupaten Nias ditargetkan turun 14% pada tahun 2024, ucapnya dilansir dari niaskab.go.id, Jum’at (17/05/2024)
Dikatakan nya, Kabupaten Nias saat ini dihadapkan dengan masalah budaya dalam masyarakat terkait Kebersihan Lingkungan sehingga memicu masalah sosial dan dampak kesehatan.
“Kepada seluruh Camat, Kepala UPTD Puskesmas, Kepala Desa dan seluruh Elemen Masyarakat agar bertanggungjawab melalui aksi nyata dalam program kegiatannya di wilayahnya masing-masing”
Wakil Bupati Nias menghimbau seluruh stakeholder untuk mengambil peran masing-masing dalam Percepatan Penurunan Stunting dan Proaktif melakukan koordinasi bila ada masalah-masalah yang ditemukan.
“Kita harus berpartisipasi sebagai agen perubahan dalam mencegah stunting di Kabupaten Nias. Target Nasional yang sudah ditentukan sebelum optimis dapat kita capai tahun ini” Tutup Wakil Bupati Nias mengakhiri arahannya. (DG)