PURWAKARTA – FokusLensa.com – “Ketua gerakan masyarakat peduli alam lingkungan hidup ( GEMPAL ) Kabupaten Purwakarta, Nurwali, menegaskan akan mengawal dugaan kasus asusila karyawan Rumah Sakit (RS) Rama Hadi Purwakarta terhadap pasien yang sedang berobat jalan.
Ketua GEMPAL Purwakarta,
“RS Rama Hadi harus bertanggung jawab atas kejadian yang diduga telah merenggut kegadisan dan memutus masa depan seorang perempuan,” Nurwali di Kantor Sekretariat,di jln Lodaya Kampung Baru Purwakarta, Minggu (31/5/2020).
Menurut Nurwali, korban adalah seorang perempuan muda berparas YL (20). Saat itu ia sedang berobat jalan setelah dioperasi.
Lantas dilayani oleh perawat di RS tersebut, seorang pria berinisial PJ. Korban disuntik oleh PJ, yang katanya dengan cairan vitamin C. Namun diduga cairan tersebut adalah obat bius.
Buktinya setelah disuntik, korban langsung hilang kesadaran. Yang tadinya di ruang tamu, ketika sadar korban YL mengaku sudah berada di kamar dengan pakaian yang sudah terbuka.
Bahkan menurut Nurwali, si pelaku sudah mengakui perbuatannya dan akan bertanggung jawab dengan cara menikahi korban.
“Itu sulit terjadi, karena pelaku sudah punya isteri,” jelas Nurwali.
Sekarang keadaan korban, menurut Nurwali, tampak trauma, lebih banyak diam, dan mengurung diri di kamarnya.
Bagaimanapun, tambah Nurwali,dugaan pemerkosaan itu telah meluluhlantakkan masa depannya dan harapan keluarganya.
“Kerugiannya bukan cuma materi, tapi juga nonmateri yang tidak bisa diukur dengan uang,” imbuh Nurwali.
Oleh karena itu, pihaknya akan meminta pihak RS Rama Hadi untuk bertanggung jawab, karena pada saat dugaan pemerkosaan itu terjadi, status YL adalah pasien yang sedang berobat jalan.
“Kami atas nama organisasi akan terus mengawal korban sampai mentalnya pulih kembali. Pihak Rama Hadi pun harus bertanggung jawab,” ucap Nurwali.
Ihwal status pelaku, sudah dikonfirmasi ke Bagian Adminisfrasi dan security. Mereka membenarkan Pj adalah karyawan rumah sakit tersebut yang bekerja di bagian operasi.
Namun mereka tidak bersedia memberikan keterangan lebih jauh. Katanya, sekarang pihak manajemen sedang libur.
“Selasa saja datang lagi agar mendapat jawaban dari pihak perusahaan oleh direksi,” pungkasnya.
Reporter Liputan : ( Robby) Team