Lebak – Fokuslensa.com – Ratusan Sopir Truk angkutan pasir saat melakukan mediasi dengan Asosiasi Galian C, di pasirroko desa cimarga dan desa margajaya kecamatan cimarga mendadak ramai dan dikelilingi oleh puluhan truk yang biasanya mengangkut pasir, Senin (10/8/2020).
Kehadiran para sopir truk ini ternyata sebagai aksi mogok kerja.
Aksi itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap naiknya harga pasir sebesar Rp100 ribu. “Sebelumnya harga pasir Rp750.000 ribu menjadi Rp850.000 ribu. pengusaha tambang pasir yang ada di pasirroko,” kata perwakilan sopir truk, Emin.
Emin menyebutkan, keberatan mereka atas kenaikan harga yang dirasakannya terkesan sepihak.
Sehingga saat pihaknya ingin menjual pasir kepada masyarakat harus terkendala, dikarenakan harga yang naik.
Dia juga berharap kepada pemerintah daerah mau pun pusat dapat menjembatani dan memberikan ketetapan harga dari galian C tersebut.
“Kenaikan harga kami rasa secara sepihak tanpa pemberitahuan dari pemilik usaha.
Dampaknya kami kesulitan dalam menjualnya kepada masyarakat. Nanti kami yang dikira menaikan harganya padahal tidak,” jelas Emin.
( Engkos )