Purwakarta – Fokuslensa.com – Dibawah pimpinan Kepala Kelurahan Cipaisan, Saefuloh Amsor,SE. tahun ini di Kelurahan Cipaisan mendapatkan perbaikan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 30 rumah yang akan dibangun secara tiga termen. Bantuan RTLH ini bersumber dari anggaran kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat. “Alhamdulillah, di wilayah kami kebagian program RTLH untuk 30 rumah,” ujar Lurah Cipaisan Saeful. A.
Selain itu Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Endi Supandi menjelaskan kepada awak media Fokuslensa.com, bantuan yang bersumber dari Kementerian PUPR sebanyak 30 rumah semuanya tepat pada sasaran untuk termen pertama ada 9 rumah yang berlokasi di Rw01 ada dua rumah, RW 4 ada satu rumah RW 6 ada enam rumah.
Diakui Endi kondisi rumah yang mendapatkan bantuan RTLH itu memang kondisinya sangat memprihatinkan. Dan sebenarnya total rumah yang harus mendapatkan program RTLH itu sekitar lebih dari 100 rumah namun jatahnya hanya 30 rumah. “Mungkin kita lakukan secara bertahap. Nanti kami akan berusaha untuk mendapatkan program tersebut,” akunya.
Endi pun menjelaskan dalam memilih penerima bantuan RTLH ini berdasarkan hasil skala prioritas dan musyawarah yang sifatnya emergency rawan rubuh.
Hari ini para penerima manfaat sudah mempunyai rekening dan mulai hari ini mereka bisa menerima langsung bantuan tersebut. Target pekerjaan diusahakan selesai dalam waktu 14 Hari mendatang setiap termennya setelah bantuan diterima.
“Setelah 14 hari akan ditinjau kembali, perkerjaan tersebut dari pihak Kelurahan,Dinas PUPR. Makanya saya minta ke warga untuk memanfaatkan dana bantuan sebaik mungkin,” jelasnya.
Nantinya para penerima bantuan baik dari Kementerian PUPR Rp. 17,5 juta. Dana tersebut nanti langsung masuk kerekening Bank Jabar penerima manfaat. Nilai itu rinciannya Rp15 juta peruntukan barang material dan Rp2,5 juta untuk upah tukang. Kelurahan hanya mengawal saja untuk kegiatan tersebut bersama dari Kementerian PUPR,”terangnya.
Ditambahkan dia, nilai bantuan tersebut, memang masih kurang. Tapi Endi selaku Ketua mendorong adanya swadaya masyarakat untuk membantu warga sekitar dalam merehab rumah tidak layak huni di lingkungannya.
“Seharusnya ada partisipasi dari warga, yang mendapat bantuan rutilahu. Namun saya juga agak pesimis karena kondisi warga di Kelurahan cipaisan banyak yang tidak mampu. Mudah-mudahan bantuan tersebut bisa dimanfaatkan dengan baik oleh warga yang menerima,”. Pungkasnya
( Tedi )